Rabu, 07 Maret 2012

Trik Memasang Aki Tambahan di Motor

img  
Jakarta - Pada artikel ini saya ingin berbagi pengalaman seputar memasang aki tambahan di sepeda motor. Diawali dari keinginan mengganti lampu standar motor saya, dari lampu Halogen HS1 (mirip H4) dengan lampu HID model H4.

Motor yang saya gunakan adalah motor injeksi yang kelistrikan lampunya menggunakan jenis DC, ciri khasnya, kalau grip gas diputar, lampu tetap menyala stabil, terangnya tidak berubah saat putaran mesin berubah-ubah.






Rangkaian set lampu HID yang terdiri dari Bohlam HID H4 (hi-lo), Ballast 35 watt, Relay Unit (untuk mengatur low-beam dan high-beam), dan sekering.





Ah ternyata bermasalah

Setelah dicoba, ternyata lampu set HID menyedot listrik cukup besar, sehingga saat motor dipakai di siang hari yang panas terik juga macet, ketika radiator fan menyala, maka kelistrikan motor menjadi terganggu, hingga indikator Check Engine pada Instrument Cluster menyala, dan jarum RPM tidak bekerja (mati).





Ternyata ketika lebih teliti membaca spesifikasi pada body Ballast HID tersebut, tertulis arus yang disedot bisa mencapai maksimal hingga 6 Ampere. ( I in Max < 6A)




Jika melihat aki standar si motor ini adalah hanya 3 Ampere... jelas saja kurang daya.








Ganti Aki

Saya coba mengganti aki standar yang 12V 3Ah dengan yang lebih besar, yang kebetulan ukuran panjang x lebarnya sama, hanya berbeda di tinggi nya saja, yaitu dengan aki ukuran 12V 6Ah yang digunakan untuk motor Suzuki Satria FU.



Ah masih bermasalah
Ketika menggunakan motor di siang hari (lampu selalu menyala), ternyata saat di situasi lalu lintas sangat macet dan cuaca panas terik, masalah yang di atas kembali terjadi. Saat Radiator Fan berputar untuk mendinginkan radiator, lampu HID menjadi berkelip, RPM mati dan Indikator Check Engine menyala.

Wah... harus double accu nih..
Masih tetap bermasalah

Double aki dengan cara langsung di parallel ternyata tidak menyelesaikan masalah, Perlu ada trick khusus untuk menjaga sistem kelistrikan motor tidak terganggu oleh asesoris tambahan (Lampu HID) ini.

Solusi, Pakai Dioda

Saya coba cari dioda yang banyak dijual di toko elektronik dengan ampere disesuaikan ukuran accu. Saya pilih dioda 6 Ampere, dengan harga hanya seribu rupiah saja.

Dioda berfungsi untuk membuat asesoris dan aki tambahan tidak mengganggu sistem kelistrikan motor, namun accu tambahan tetap akan diisi oleh sistem charging motor, tanpa mengubah sistem kelistrikan motor itu sendiri.



Berikut skema pemasangan dua aki dengan dioda.




;

Dirakit dalam bentuk kabel dengan terminal ring untuk dipasang di kedua accu.

;



Pemasangan pada motor saya, aki tambahan saya pasang posisi tidur, karena tidak ada tempat lagi untuk accu tersebut. Aki yang saya gunakan jenis Gel, yang tidak bermasalah jika diposisikan tidur seperti foto di bawah.



;



SUKSES!!
Akhirnya dengan ditambahkan dioda pada pemasangan accu tambahan, hingga 2 bulan pemakaian dalam kondisi cukup parah (macet, panas terik), motor saya tidak mengalami masalah kurang daya listrik lagi. HID pun menyala sepanjang motor berjalan.

Semoga memberikan inspirasi.

http://oto.detik.com/read/2012/03/05/174740/1858443/1199/trik-memasang-aki-tambahan-di-motor?o9911011199
Share This Article Facebook +Google Twitter Digg Reddit

follow @Apaajaboooleh on twitter
kritik , saran dan masukan.. kirim ke apaajabooooleh@gmail.com..:)